Lewati ke isi utama

Untuk sekolah & yayasan di Indonesia

Semua Kebutuhan Sekolah dalam Satu Platform

Website resmi sekolah dan sistem administrasinya dijual sebagai satu langganan: PPDB, SPP, tabungan, kas, data siswa dan guru, jadwal, jurnal mengajar, kelulusan, sampai template surat. Situsnya aktif di alamat sendiri dalam hitungan menit, tanpa menyiapkan server dan tanpa menunggu jadwal vendor.

Rp650.000

per tahun, per sekolah

Seluruh modul, akun untuk semua guru, dan satu domain .sch.id sudah termasuk.

  • Satu harga untuk semua modul, tanpa biaya per siswa
  • Tanpa server, hosting, atau perpanjangan SSL
  • Seluruh tampilan berbahasa Indonesia
Ratusan siswa berseragam putih-hijau berbaris rapi mengikuti upacara bendera di halaman sekolah menengah di Indonesia
smpn2harapan.lentra.id
Setiap sekolah mendapat alamatnya sendiri dan bisa dipakai seketika. Nama alamatnya Anda pilih sendiri saat mendaftar.

01Sudah tersedia sejak hari pertama

Bukan janji rilis berikutnya.

Kami belum punya daftar sekolah untuk dipamerkan, jadi kami tidak mengarangnya. Empat angka ini bisa Anda periksa sendiri, dan semuanya berlaku untuk setiap sekolah yang mendaftar hari ini.

12modul siap pakai
Dari PPDB sampai template surat. Semuanya aktif sejak hari pertama, dan semuanya masuk dalam satu harga.
7jenjang
SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK memakai satu platform yang sama.
5pilihan tampilan situs
Ditukar sendiri dari dasbor kapan saja, tanpa mengubah alamat situs maupun isinya.
1basis data per sekolah
Data tiap sekolah berdiri di ruangnya sendiri, tidak bercampur dengan sekolah lain.

02Yang dikerjakan Lentra

Dua belas modul untuk pekerjaan yang biasanya tersebar di buku tulis, grup WhatsApp, dan berkas Excel.

Setiap modul dibuat mengikuti alur kerja yang sudah dipakai sekolah, bukan memaksa sekolah mengubah caranya. Semuanya aktif sejak hari pertama, dan tidak ada satu pun yang ditahan di paket yang lebih mahal.

Website sekolah dengan lima pilihan tampilan

Situs resmi sekolah di alamatnya sendiri. Menulis berita, mengunggah foto kegiatan, dan mengganti tampilan dikerjakan staf sekolah sendiri, tanpa menghubungi vendor dan tanpa biaya tambahan per unggahan.

  • Profil, visi dan misi, serta sambutan kepala sekolah
  • Berita, agenda, dan galeri kegiatan
  • Daftar jurusan atau program unggulan
  • Lima tampilan yang bisa ditukar kapan saja
Siswa SMK bekerja di laboratorium komputer sekolah dengan layar monitor menyala di setiap meja

PPDB online

Calon siswa mendaftar dari rumah, lengkap dengan nomor pendaftaran dan cek status sendiri. Panitia tidak lagi menyalin formulir kertas ke Excel.

  • Formulir pendaftaran dengan pilihan jurusan
  • Nomor pendaftaran terbit otomatis
  • Cek status oleh calon siswa tanpa akun
  • Rekap pendaftar untuk panitia

SPP, tabungan siswa, dan kas sekolah

Tagihan, pembayaran, dan tunggakan tercatat per siswa. Bendahara berhenti mencocokkan tiga buku yang isinya berbeda.

  • Tarif dan tagihan SPP per kelas
  • Riwayat pembayaran, kwitansi, dan sisa tunggakan
  • Tabungan siswa beserta rekapnya
  • Kas masuk, kas keluar, dan laporan arus kas

Data siswa, guru, dan kepegawaian

Satu daftar siswa dan satu daftar pegawai yang dipakai seluruh modul lain, sehingga nama yang sama tidak perlu diketik dua kali.

  • Data siswa, kelas, dan rombongan belajar
  • Data guru, tenaga kependidikan, dan penugasan
  • Mata pelajaran dan pembagian kelas
  • Impor siswa dengan menempel dari spreadsheet

Jadwal, jurnal mengajar, dan absensi

Guru mengisi jurnal dan kehadiran langsung di kelas, satu sampai dua menit per jam pelajaran. Wakil kurikulum melihat rekapnya tanpa mengumpulkan buku.

  • Jam pelajaran dan jadwal per kelas
  • Jurnal per jam pelajaran
  • Kehadiran siswa: hadir, sakit, izin, alfa
  • Rekap per kelas dan per guru
Guru mengajar di depan papan interaktif sementara siswa SMP berseragam mengikuti pelajaran dari bangku mereka
Beberapa siswa SMK berseragam mengisi formulir di atas meja kayu saat ujian praktik di sekolah

Kelulusan, template surat, dan dasbor ringkasan

Tiga pekerjaan yang biasanya menumpuk di akhir tahun ajaran, dan satu halaman yang menjawab pertanyaan mendadak dari yayasan tanpa perlu menghitung ulang.

  • Pengumuman kelulusan yang dicek dengan NIS atau NISN
  • Data kelulusan diimpor sekali untuk seluruh angkatan
  • Template surat sekolah, siap diunduh dan dicetak
  • Ringkasan siswa, kepegawaian, keuangan, dan konten

03Cara kerjanya

Tiga langkah, satu sore. Tidak ada rapat pemasangan.

Kepala sekolah atau operator sekolah bisa menyelesaikannya sendiri. Yang dibutuhkan hanya data identitas sekolah, yang biasanya sudah ada di lemari tata usaha.

Siswa SMA berseragam putih mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas
  1. 01sekitar 2 menit

    Buat akun pengelola

    Cukup nama, surel, dan nomor HP orang yang akan bertanggung jawab atas akun sekolah. Belum ada data siswa yang perlu disiapkan.

    Tanpa kartu kreditTanpa panggilan penjualan lebih dulu
  2. 02sekitar 5 menit

    Isi identitas sekolah dan pilih alamat

    Nama sekolah, jenjang, NPSN, alamat, dan kontak. Anda memilih sendiri alamat situsnya, lalu menentukan tampilan dan warna yang dipakai.

    Ketersediaan alamat diperiksa saat diketikLima pilihan tampilan
  3. 03hitungan menit

    Situs aktif, staf mulai bekerja

    Situs sekolah langsung dapat dibuka publik. Selanjutnya Anda menambah akun guru dan bendahara, memasukkan data siswa, lalu membuka pendaftaran.

    Sertifikat SSL terpasang otomatisData siswa ditempel dari spreadsheet
Mulai langkah pertama

Isian yang belum selesai tersimpan di peramban Anda, jadi bisa dilanjutkan lain waktu.

Gedung sekolah menengah dua lantai berwarna hijau dengan siswa berkumpul di koridor lantai dasar

Sekolah dengan 84 siswa dan sekolah dengan 1.800 siswa membayar angka yang sama, dan mendapat modul yang sama.

04Harga

Satu paket, satu harga: Rp650.000 per tahun.

Website sekolah dan sistem administrasinya dijual sebagai satu langganan. Tidak ada tingkatan paket, tidak ada modul yang dijual terpisah, dan tidak ada biaya tambahan per siswa.

Langganan Lentra

Rp650.000per tahun

Per sekolah, setara sekitar Rp54.000 per bulan.

Satu sekolah, seluruh modul, dibayar per tahun

Tentang domain .sch.id

Harga ini sudah termasuk pendaftaran satu domain .sch.id atas nama sekolah. Satu hal yang perlu sekolah siapkan: pendaftaran .sch.id mensyaratkan dokumen resmi, biasanya SK pendirian sekolah atau surat kuasa berkop sekolah yang ditandatangani kepala sekolah. Selama dokumen itu belum lengkap, situs sekolah sudah bisa dipakai penuh di alamat namasekolah.lentra.id.

Daftarkan sekolah AndaTanya dulu lewat surel
  • Dibayar per sekolah per tahun, bukan per siswa.
  • Seluruh modul aktif sejak hari pertama.
  • Pembuatan akun dan penyiapan situs belum dikenai biaya.

Yang sekolah terima, seluruhnya, tanpa tambahan biaya:

Website sekolah

  • Situs resmi di alamat sekolah sendiri, SSL otomatis
  • Lima pilihan tampilan, bisa ditukar kapan saja
  • Profil, visi dan misi, sambutan kepala sekolah
  • Berita, agenda, galeri, dan daftar jurusan
  • Pengumuman kelulusan yang bisa dicek publik

Sistem administrasi sekolah

  • PPDB online beserta cek status pendaftaran
  • SPP, tunggakan, kwitansi, dan tabungan siswa
  • Kas sekolah dan laporan arus kas
  • Data siswa, guru, kepegawaian, dan jadwal
  • Jurnal mengajar, absensi, dan rekapnya
  • Template surat dan dasbor ringkasan
  • Akun untuk seluruh guru dan staf, tanpa batas jumlah

05Tanya jawab

Pertanyaan yang paling sering diajukan kepala sekolah, termasuk soal harga dan domain .sch.id.

Sekelompok siswa sekolah dasar berseragam merah membaca buku bersama di perpustakaan sekolah

Pertanyaan Anda belum ada di sini?

Ceritakan kondisi sekolah Anda: jenjang, jumlah siswa, dan bagian mana yang paling ingin dibenahi. Kami balas dengan jawaban yang spesifik, bukan brosur.

Tulis ke halo@lentra.id

Rp650.000 per sekolah per tahun, setara sekitar Rp54.000 per bulan. Angka itu mencakup seluruh modul (website sekolah, PPDB, SPP, tabungan, kas, data siswa dan kepegawaian, jadwal, jurnal mengajar, absensi, kelulusan, template surat, dan dasbor), akun untuk seluruh guru dan staf, hosting, sertifikat SSL, serta pendaftaran satu domain .sch.id. Tidak ada biaya per siswa dan tidak ada modul yang ditahan di paket yang lebih mahal.

Seorang guru berjalan menyusuri koridor sekolah bertiang biru sambil membawa buku

Minggu depan, situs sekolah Anda bisa sudah menjawab pertanyaan orang tua sendiri.

Buat akun pengelola, isi identitas sekolah, pilih alamat situsnya. Tahap ini belum dikenai biaya, jadi Anda bisa menilai hasilnya lebih dulu. Kalau ternyata belum cocok, tidak ada yang perlu dibatalkan. Anda cukup berhenti di situ.

  • Satu harga, Rp650.000 per tahun, termasuk domain .sch.id
  • Situs sekolah aktif hari ini, bukan setelah tender
  • Guru dan bendahara bekerja di satu sistem yang sama